Video Tutorial UKG

Video Tutorial UKG

Website atau Situs Sertifikasi Guru di Indonesia Per Rayon

1. http://www.sertifikasiguru.org/

2. www.sertifikasiguru-unib.org/  : Sertifikasi Guru Rayon 103. Sertifikasi Guru Bengkulu

3. sertifikasiguruunsyiah.org/ : Website Resmi Sertifikasi Guru Unsyiah (Rayon 101)

4. sertifikasiguru-r10.org/ : Sertifikasi Rayon 10 Jawa Barat

5. p2tkdikdas.kemdiknas.go.id/

6. rayon5.unri.ac.id/  : Sertifikasi Guru Universitas Riau

7. fkip.uns.ac.id/  : Sertifikasi Guru Rayon 113 UNS Surakarta

8. sertifikasiguru.uny.ac.id/ : SERTIFIKASI GURU RAYON 111  Sertifikasi Guru Rayon Universitas Negeri Padang

9.  Sertifikasi Guru sergurayon20.net/ Portal Sertifikasi Guru Rayon 12 UNNES

10. Sertifikasi Guru Rayon 8 LPTK Jambi www.rayon8-unja.com/

11. sergur34-unpas.org Sertifikasi Guru dalam Jabatan tahun 2011 di Rayon 134 Unpas

12. Program Sertifikasi Guru Rayon 44 | Universitas Muhammadiyah Malang :  psg44.umm.ac.id/

13. www.fkip.unej.ac.id/ Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember

14. Panitia Sertifikasi Guru Rayon 145 psg.borneo.ac.id/

15. PSG RAYON 142 | UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA sergur.unipasby.ac.id/

16. psg15.um.ac.id/  Panitia Sertifikasi Guru Rayon 115 – Universitas Negeri Malang

17. http://sertifikasiguru-r10.org/page/hasil : Universitas Pendidikan Indonesia  Info kelulusan sertifikasi kuota tahun 2010

18. Sertifikasi guru | Universitas Mataram  www.unram.ac.id/category/kategori/sertifikasi-guru
 Kemenag PLPG rayon 22 Wilayah Nusa Tenggara Barat. Ujian Ulang PLPG Untuk Kemenag

19. FKIP Unismuh Makassar fkip-unismuh.info/  RAYON 146 UNISMUH

20. Sertifikasi Guru sergurayon20.net/  Sertifikasi Guru dalam Jabatan Rayon 120 Universitas Tanjungpura

Semoga bisa bermanfaat..

Info Bakal Calon Peserta Sertifikasi Guru 2012

Ada hal-hal yang perlu Anda ketahui, bacalah catatan yang ada dibawah ini:

Nomor urut pada bakal calon peserta belum menggambarkan ranking calon peserta sertifikasi guru 2012. Sesuai pada buku 1 pedoman penetapan peserta urutan berdasarkan skala prioritas.

PSG (Panitia Sertifikasi Guru) di Dinas Kabupaten/Kota berhak mengeluarkan atau menghapus dari daftar bakal calon peserta di kabupaten/kota masing-masing jika pada kenyataannya peserta:

  Telah meninggal dunia,
  sakit permanen,
  melakukan pelanggaran disiplin,
  mutasi ke jabatan selain guru,
  mutasi ke kabupaten/kota lain,
  mengajar sebagai guru tetap di Kementerian lain,
  pensiun,
  mengundurkan diri dari calon peserta,
  sudah memiliki sertifikasi pendidik (guru atau dosen) baik di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  
 maupun di Kementerian lain.

Persyaratan
Guru yang masih aktif mengajar di sekolah di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan      Kebudayaan.
Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan.
Guru yang diangkat dalam jabatan pengawas dengan ketentuan:
bagi pengawas satuan pendidikan selain dari guru yang diangkat sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (1 Desember 2008), atau
bagi pengawas selain dari guru yang diangkat setelah berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru harus pernah memiliki pengalaman formal sebagai guru.
Guru bukan PNS pada sekolah swasta yang memiliki SK sebagai guru tetap dari penyelenggara pendidikan (guru tetap yayasan), sedangkan guru bukan PNS pada sekolah negeri harus memiliki SK pengangkatan sebagai guru dari Bupati/Walikota.
Sudah menjadi guru pada saat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen ditetapkan (30 Desember 2005).
Pada tanggal 1 Januari 2013 belum memasuki usia 60 tahun.
Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK).
Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan yang BELUM memiliki kualifikasi akademik S-1/D-IV apabila:
pada 1 Januari 2012 sudah mencapai usia 50 tahun dan mempunyai pengalaman kerja 20 tahun sebagai guru, atau mempunyai golongan IV/a atau memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/a (dibuktikan dengan SK kenaikan pangkat).
Bagi Anda yang mau mengetahui apakah ada nama anda yang tercantum atau sudah terdata sebagai Bakal Calon Peserta Sertifikasi Guru 2012, silahkan anda klik link atau tautan yang ada di bawah: 


Mudah-mudahan ada nama Anda tercantum dalam list sebagai Bakal Calon Peserta Sertifikasi Guru 2012

Link Download Sertifikasi Guru Indonesia

Definisi Sertifikasi Guru di Indonesia

1. Apa yang dimaksud dengan sertifikasi guru?
Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru. Sertifikat pendidik diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar profesional guru. Guru profesional merupakan syarat mutlak untuk menciptakan sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas.
2. Apa yang dimaksud dengan sertifikat pendidik?
Sertifikat pendidik adalah sebuah sertifikat yang ditandatangani oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi sebagai bukti formal pengakuan profesionalitas guru yang diberikan kepada guru sebagai tenaga profesional.
3. Mengapa disebut sertifikat pendidik bukan sertifikat guru?
Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen disebut sertifikat pendidik. Pendidik yang dimaksud disini adalah guru dan dosen. Proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru disebut sertifikasi guru, dan untuk dosen disebut sertifikasi dosen.
4. Apa tujuan dan manfaat sertifikasi guru?
Sertifikasi guru bertujuan untuk:
a. menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional
b. meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan
c. meningkatkan martabat guru
d. meningkatkan profesionalitas guru
Adapun manfaat sertifikasi guru dapat dirinci sebagai berikut:
a. Melindungi profesi guru dari praktik-praktik yang tidak kompeten, yang dapat merusak citra profesi guru.
b. Melindungi masyarakat dari praktik-praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan tidak profesional.
c. Meningkatkan kesejahteraan guru
5. Mengapa sertifikasi guru dilakukan?
Guru merupakan sebuah profesi seperti profesi lain: dokter, akuntan, pengacara, sehingga proses pembuktian profesionalitas perlu dilakukan. Seseorang yang akan menjadi akuntan harus mengikuti pendidikan profesi akuntan terlebih dahulu. Begitu pula untuk profesi lainnya termasuk profesi guru.
6. Apa dasar pelaksanaan sertifikasi?
Dasar utama pelaksanaan sertifikasi adalah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) yang disahkan tanggal 30 Desember 2005. Pasal yang menyatakannya adalah Pasal 8: guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Pasal lainnya adalah Pasal 11, ayat (1) menyebutkan bahwa sertifikat pendidik sebagaimana dalam pasal
8 diberikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan.
Landasan hukum lainnya adalah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan yang ditetapkan pada tanggal 4 Mei 2007.
7. Apa sertifikasi guru menjamin peningkatan kualitas guru?
Sertifikasi merupakan sarana atau instrumen untuk mencapai suatu tujuan, bukan tujuan itu sendiri. Perlu ada kesadaran dan pemahaman dari semua fihak bahwa sertifikasi adalah sarana untuk menuju kualitas. Kesadaran dan pemahaman ini akan melahirkan aktivitas yang benar, bahwa apapun yang dilakukan adalah untuk mencapai kualitas. Kalau seorang guru kembali masuk kampus untuk meningkatkan kualifikasinya, maka belajar kembali ini bertujuan untuk mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan dan ketrampilan, sehingga mendapatkan ijazah S-1. Ijazah S-1 bukan tujuan yang harus dicapai dengan segala cara, termasuk cara yang tidak benar melainkan konsekuensi dari telah belajar dan telah mendapatkan tambahan ilmu dan ketrampilan baru. Demikian pula kalau guru mengikuti sertifikasi, tujuan utama bukan untuk mendapatkan tunjangan profesi, melainkan untuk dapat menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah memiliki kompetensi sebagaimana disyaratkan dalam standar kompetensi guru. Tunjangan profesi adalah konsekuensi logis yang menyertai adanya kemampuan yang dimaksud. Dengan menyadari hal ini maka guru tidak akan mencari jalan lain guna memperoleh sertifikat profesi kecuali mempersiapkan diri dengan belajar yang benar untuk menghadapi sertifikasi. Berdasarkan hal tersebut, maka sertifikasi akan membawa dampak positif, yaitu meningkatnya kualitas guru.
8. Apakah program sertifikasi guru ini akan berlanjut terus?
Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14/2005, sertifikasi guru akan terus dilaksanakan sampai Undang-Undang tidak mengamanatkan pelaksanaan sertifikasi guru.

Share & Enjoy

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More